TAKDIR MEMAKSA KITA BERSAMA By Ki. DAMSI

Jika takdirku harus menjalankannya, maka disaat itu raga ku tak mampu memilih apapun selain menjalankan takdir yang memaksa kita untuk bersama. Bersama dalam jalan saling memahami, bertatih dan bertitah bersama dalam keadaan menerka-nerka aku siapa dan kau siapa, akankah kita cocok untuk terus bersama atau harus kadas dalam bejana. Kala itu, aku hanya mengikuti desiran kata hati yang membawaku untuk berkenalan denganmu. Setelah ku lihat penampilan mu, aku mulai suka dan tertarik padamu, ada getaran hati yang tak bisa dikendalikan untuk segera aku memilikimu.

2014 lalu, Allah takdirkan aku mengawali kisah bersamamu, aku Damsi, si anak laki laki yang dilahirkan di Negeri Besar Way Kanan 07 Mei 1995, namun momen Kelahiranku itu  harus tertulis di Bandar Lampung karena kesalahan dalam penulisan ijazah SD, ahh kadang ada penyesalan mengingat momen itu, tapi yang harus dipersiapkan bukan lahir dimana, tertulis di mana, tetapi bagaimana kematian menjemput kita, mati dimana & dalam keadaan seperti apa. (Astaghfirullah, ampuni hambamu yang berlumur dosa ini..)

Kembali lagi di 2014 silam, aku di takdirkan kuliah di IAIN Raden Intan Lampung kala itu namanya. Sejak 2017 kini sudah berubah menjadi UIN Raden Intan Lampung. Aku di terima Jurusan Pendidikan Agama Islam, ada yang harus aku ikhlaskan ketika menerima takdir ini kala itu dan ada yang membuat bersyukur ternyata doa yang hanya terbesit di dalam hati 2012 ketika pertama kali menginjakkan kaki di IAIN Raden Intan Lampung. Allah kabulkan cita-cita mulai menjadi Guru Agama di kala SD sudah pada jalurnya. Begitu banyak drama yang harus dilalui sampai pada masanya memantabkan diri untuk menerima takdirku. Kuliah Ta'aruf ( Kulta 2014) hari itu, 27 Agustus 2014 pertama kali aku melihat penampilan mu, disaat itu ada getaran yang tak biasa di dalam sanubariku yang membawaku untuk menjalankan takdir yang memaksa kita untuk bersama.

Saat itu, iya kamu,  kamu (UKM Bapinda UIN Raden IntanLampung) tampil dihadapanku dengan gagahnya dalam ajang demo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ada gema takbir yang berkumandang ada cahaya yang memancar dan ada getaran yang memikat sanubari untuk bersamamu hingga aku putuskan aku memilih mu untuk bersamaku, aku tak hanya memilih kala itu, aku memilih dua yang lainya selain dirimu, bukan aku tak setia, tapi aku sedang mencari kemana takdir melabuhkanku.

Segala orientasi aku lalui, bahkan meski tabrakan aku tetap imbangi, yang masih membekas di hati, disaat orientasi kulalui, ternyata aku menjadi yang terbaik bukan bersamamu (UKM Bapinda UIN Raden Intan Lampung) Tempat yang pada akhirnya aku nyaman dan takdir yg memaksa kita untuk bersama. Hari demi hari aku lalui.

Bersamamu, bersama dua yang lainnya di semester satu aku imbangi, pada akhirnyaa di saat awal semester dua aku memutuskan untuk berhenti dari semua UKM yang telah aku Pilih, sudah saatnya aku beristirahat karena dari SMP-SMA-Kuliah aku sudah terlaku banyak aktivitas diluar pembelajaran aku fikir kala itu cukup bagiku pengalaman menjadi Ketua Organisasi sana sini sejak SMP sampai kini.

Namun takdir memaksa kita bersama. Aku kau ikat dengan satu amanah staff KIM (Kajian Intelektual Mahasiswa) UKMF IBROH yang hadir melalui pesan sms kala itu. Aku terdiam kala itu, disaat keputusan sudah bulat kala itu seolah-olah ada yang Menahanku untuk tidak Pergi dari-mu (UKM Bapinda UIN Raden Intan Lampung). Maka, detik itu aku berfikir mungkin ini cara Allah agar aku tetap bersama-mu mengarungi kehidupan bersama dalam bingkai keluarga besar UKM Bapinda UIN Raden Intan Lampung.

Mulai detik ini orientasi pengurus aku lalui, syuro (rapat) agenda demi agenda ku lalui, kenyamanan demi kenyaman mulai dipupuk sampai pada akhirnya zaman itu didapatkan dan UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung bagiku bukan sekedar UKM biasa, tapi lebih dari persaudaraan dalam ikatan keluarga yang benar-benar keluarga. Berada disini, aku mendapat kakak tingkat (kating) serasa kakak kandung, menunjukkan dosen pembimbing akdemik ku saja kakak Lukito kala itu salah satu kakak tingkat di UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung sekaligus kakak tingkat di jurusan PAI. Kakak-kakak di UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung itu inspiratif banget, sampai pada masa orientasi pengurus di suguhkan profil kader berprestasi kala itu aku inget sekali kak Suhaidi namanya beliau Mendapat IP. 4.00 Ma Syaa Allah sempurna “Waw Uwow....” dalam hatiku aku tak salah melabuhkan diri disini bersamamu. Maka memacu untuk berprestasi dan meningkatkan kapasitas diri.

Berada di UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung pun memiliki Teman lintas jurusan dan lintas fakultas bagaimana tidak UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung memiliki Jumlah anggota terbanyak dan terbesar di bandingkan UKM lain di UIN Raden Intan Lampung, menjadi komunitas terbesar yang kini memiliki cabang di setiap fakultas masing-masing yakni

1. UKMF IBROH di Fakultas Tarbiyah & Keguruan.
2. UKMF SALAM di Fakultas Ushuluddin & Studi Agama
3. UKMF Gemais di Fakultas Syariah
4. UKMF Rabbani di Fakultas Dakwah & Ilmu Komunikasi
5. LDF Ikrimah di Fakultas Ekonomi Bisnis Islam & Fakultas Adab

Wajar bukan, jika UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung menjadi komunitas terbesar di UIN Raden Intan Lampung. Maka dengan itu, akupun memiliki banyak teman, bahkan aku tak bisa hanya menyebutkan teman, tapi saudara. Bagaimana tidak ku sebut saudara, ketika tidak ada tempat tinggal mereka akan dengan senang hati melabuhkan kita di tempatnya, makan bersama, interaksi bersama agenda di UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung. Jadi, semua kebersamaan terpupuk dengan baik dalam bingkai dakwah Islamiyah.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, amanah berganti amanah, mulai Dari Staff KIM UKMF IBROH aku diberikan amanah menjadi Kabid (Kepala Bidang) KIM periode Selanjutnya. Tidak berhenti sapai disitu, lanjut menjadi Kadiv (Kepala Divisi) Humas UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung di tahun 2017, dan berakhir kembali kedalam TIM Kajian Bersama di Staff K3PU UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung 2018.

Lika-liku amanah itu mengajarkan banyak hal dan banyak Kedewasaan dalam diri. Bagaimana cara kita dewasa dalam memberikan Ide dan gagasan, bagaimana kita berlatih berbicara di depan umum, bagaimana kita dilatih mengonsep dan mengeksekusi suatu acara agar berjalan dengan lancar dan sukses. Semua kita lalui, kita dididik dimulai dari bawah bagaiamana menjadi Jundi (staff/anggota) dan sampai bagaimana kita menjadi Qiyadah (Pemimpin) bagi diri sendiri dan temen teman kita dalam satu kepengurusan, itu semua tidak bisa didapatkan hanya dibangku kuliah, tapi harus berorganisasi, dan organisasi yang tepat untukmu dan untukku yakni UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung.

UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung, ada satu hal yang membuat Ukhuwah semakin erat perjuangan semakin terasa indah dan saling mengenal dan berbagi amanah dan tanggung jawab untuk mencari estafet keanggotaan UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung selanjutnya, di kepanitiaan terpanjang dan terlama yakni kepantiaan PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru). Di PMB ini, kisah klasik tak mudah untuk di hilangkan. Bagiamana tidak, untuk menyambut kamu, iya kamu maba (mahasiswa baru) UIN Raden Intan Lampung kami sudah dibentuk kepanitiaan sejak bulan April, begitu spesialnya kamu wahai mahasiswa baru sehingga UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung mempersiapkan dengan matang untuk menyambut kedatanganmu untuk bergabung bersama kami di UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung.

Pada kepanitiaan ini, semua terasa indah perjuangan canda tawa, air mata, semangat gema takbir melangit doa-doa untuk memperjuangkan diri Mahasiswa Baru agar tergerak hati untuk bergabung bersama kami, untuk sama-sama melatih diri memperbaiki diri dalam bingkai Ridho Ilahi. Bagaimana tidak kami sebut sebagai kepanitiaan terpanjang, kami dibentuk dibulan April dan dibubarkan setelah kalian resmi menjadi maba dan sudah masuk kuliah sekitar bulan September atau Oktober. Yahh bagi kami di UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung kami sebut Panitia PMB melebihi kuliah karena kuliah saja satu semester sekitar 4-5 bulan saja, sedangan kami 6-7 bulan berada didalam kepanitiaan ini. Maka, kami beri bobot 6 SKS dalam kepanitiaan ini (lelucon yang membuat hangat suasana dan membuat ukhuwah terasa lebih terdekap dan terkait satu sama lainya).

Begitu serius UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung menyambut dirimu Mahasiswa Baru UIN Raden Intan Lampung, maka jangan salahkan takdir jika takdir dirimu (maba) memaksa kau untuk bersamanya, sama seperti diriku, takdir yang memaksaku untuk bersama BAPINDA hingga kini ku bergelar Alumni  UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung.

Berada dalam barisan UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung aku mendapat segalanya prestasi untuk menjadi yang terbaik karena berkumpul dengan orang yang berprestasi. Menjadi dewasa, menjadi lebih baik dalam segala bidang karena bersama dikomunitas yang tepat, karena disini tepat segalanya ada, jika kau ingin apapun kau bisa dapatkan di BAPINDA, prestasi, kegiatan yang Okee, bermanfaat, seru dan yang pasti dalam bingkai Ridhonya Allah SWT.

Satu yang membuatmu jika takdir juga memaksa dirimu untuk bersama di UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung itu berarti kau punya iman yang memanggil dirimu untuk memperbaiki diri. Jika kau ingin dunia maka kejar akhirat-Nya. Karena dengan kau kejar akhirat, dunia akan mengikuti dengan sendirinya.

Satu hal yang aku ingat dari BAPINDA, yaitu jika kau ingin berprestasi cerdas, usaha dan berdoa itu wajib dilakukan tapi dekat dengan Allah itu yang utama, bersama usaha dan jalan berprestasi harus sesuai dengan bingkai Ridho Allah swt, jika kau sudah dekat dengan Allah swt maka semuanya yang kau inginkan perihal dunia dan perihal kampus akan mudah kau terima buah dari kau mendekatkan diri kepada yang memiliki segala-Nya.

UKM Bapinda  UIN Raden Intan Lampung bukan kumpulan orang orang baik, tapi kumpulan orang-orang yang ingin memperbaiki diri, maka jika kau ingin memperbaiki dirimu menjadi lebih baik dalam segala hal dan bidang kami tunggu kedatanganmu di UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung.

TENTANG PENULIS

Perkenalkan namaku Damsi, kini biasa di berikan Gelar Ki. Damsi, S.Pd, Bergelar Ki karena aku ini mengabdikan diri di Perguruan Tamansiswa Teluk Betung, jadi seluruh guru yang mengabdikan diri di Tamansiswa bergelar Ki, yang merupakan gelar kehormatan dari Ki Hajar Dewantara sebagai bapak pendidikan pertama sekilagus bapak pendiri Tamansiswa 03 Juli 1922. Suatu kehormatan mendalam mendapat gelar Ki. Gelar diakhir nama abaikan saja tak perlu di hiraukan karena itu hanya hadiah dari Allah melalui UIN Raden Intan Lampung yang kala itu bergelut dalam Bidang Pembinaan Dakwah UKM BAPINDA UIN Raden Intan Lampung berhasil sampai selesai dan diwisuda sehingga bisa mendapatkan gelar ini, ingin tau lebih lanjut tentang biodata pengalaman organisasi Riwayat hidup serta butir prestasi yang pernahku raih boleh KLIK DISINI . semoga apa yang aku bagikan ini dapat menginspirasi dalam kebaikan sehingga mendatangkan kebaikan pula bagi para pembacanya dan mendatangkan kebermanfaatan yang baik. Aamiin ya robbal ‘Alamin.


Belum ada Komentar untuk "TAKDIR MEMAKSA KITA BERSAMA By Ki. DAMSI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel