AKU BEGINI KARENA MEREKA

Aku begini karena karena mereka - sigerkita.com

Aku Begini Karena Mereka
Oleh: Fakhruddin Attar

Aku begini karena mereka, 
aku adalah cerminan mereka. 
Pepatah bilang buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. 
Begitulah kiranya gambaran diriku
Aku begini karena mereka
Mereka yang mendidikku 
Dari aku kecil hingga dewasa
Dari aku yang hanya bisa terlentang 
Hingga kini bisa berpetualang
Aku begini karena mereka
- Fakhruddin Attar -

Keluarga sebagai salah satu pilar dalam tri sentra pendidikan memiliki peran yang sangat signifikan dalam mendukung keberhasilan pendidikan seorang anak. Pembentukan awal dan utama sebagai pondasi karakter bagi anak, yang berada dari dalam rumah yakni bersama orang tua.

Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada seorang manusia yang terlahir kecuali dia terlahir atas fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani dan Majusi."

Hadits ini menjelaskan bahwa sesungguhnya setiap manusia lahir dalam keadaan suci ibarat kertas putih, tanpa noda, tanpa cacat, dan pada kedua orang tuanyalah akan menjadi seperti apa anak tersebut.

Hari ini, menjadi suatu hal yang lumrah bagi orang tua yang membebankan pendidikan anaknya pada sekolah formal. Dalam hal ini, anak diamanahkan kepada seorang Pendidik atau Guru dengan titik fokus pembelajaran terhadap ilmu-ilmu umum.

Pengalihan tanggungjawab pendidikan seorang anak hanya kepada sekolah formal merupakan pemahaman sekaligus tindakan yang keliru, karena pada dasarnya pendidikan utama terletak pada keluarga. Keluarga bertugas mempersiapkan generasi penerus yang berpondasikan Al-Qur’an sebelum menginjak ke jenjang pembejaran ilmu sains dan lain lain.

Kenapa pendidikan Al-Qur’an merupakan pondasi utama ?

Jelas bahwa kitab suci Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang menyentuh segala aspek kehidupan termasuk ilmu sains yang dibangga-banggakan orang tua sebagai tolak ukur kepintaran seorang anak. Contoh dari keberhasilan orang tua membentuk pondasi Al-Qur’an pada seorang anak adalah Ibnu Sina, seorang ilmuwan yang dikenal dunia barat dengan Avicena ahli dalam bidang kedokteran dengan julukannya “Bapak Pengobatan Modern”. Ibnu sina sudah hafal Al-Qur’an pada umur 10 tahun, barulah kemudian beliau mempelajari ilmu kedokteran sebagai salah satu bidang keahliannya. Tentunya banyak tokoh ilmuwan lainnya yang di-didik berlandaskan pondasi Al-Qur’an.

Semoga kita sebagai calon orang tua dapat menanamkan Al-Qur’an sebagai pondasi yang kokoh bagi anak-anak kita sehingga mereka menjadi generasi penerus terbaik yang dibanggakan agama, bangsa dan negara. Aamiin yaa Rabbal ‘alamiin.

Belum ada Komentar untuk "AKU BEGINI KARENA MEREKA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel