MAHASISWA FISIP UNILA BELAJAR ECOBRICK DI KAMPUNG IKLIM PANJANG UTARA

Kamis, 16 Juli 2020 sebanyak 6 mahasiswa  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik Universitas Lampung mengunjungi Kampung Iklim Panjang Utara yang didampingi oleh Mitra bentala. Ke-enam mahasiswa tersebut adalah Oktaria Pramesella, Dwi Aprilia, Yolanda Novitasari, Amin Nasuha, Mufti Maulana Adji dan M. Dedy Setiawan.

Ke-enam mahasiswa ini mendatangi Nurahmad selaku, ketua RT 01 Kampung Iklim. Dari beliau mahasiswa tersebut mendapatkan banyak informasi tentang pengelolaan sampah, seperti pengelolaan bank sampah dan ecobrick. Nurahmad menjelaskan bahwa bank sampah ini dibentuk pada tahun 2013 dan sempat berjalan aktif sekitar 4 tahun namun kini sudah fakum sekitar 3 tahun kebelakang dikarenakan berkurangnya minat masyarakat untuk menabung sampah. Dikarenakan bank sampah sudah fakum, maka masyarakat berinisiatif untuk beralih pada pemanfaatan sampah untuk ecobrick.

Program Ecobrick ini terbentuk masih sangat muda sebagai CSR PT Pertamina (persero) TBBM panjang yang didampingi oleh Rumah zakat. Saat ini program ecobrick ini beranggotakan sebanyak 5 orang yang aktif, setiap minggunya setiap satu orang harus mengumpulkan minimal 7 botol ecobrick. “setiap orang harus mengumpulkan 7 botol, kalau kurang didenda dan nanti kalau lebih dikasih bonus tiap satu botolnya seribu rupiah’’ kata Ibu Rina selaku ibu RT serta ketua ecobrick tersebut. Untuk sementara ecobrick baru dibuat menjadi kerjaninan sofa saja karena masih minimnya pelatihan. Walaupun demikian mereka sudah dapat mejual satu set soffa dengan harga yang cukup fantastis.

Selain berbincang tentang pengelolaan sampah, kami juga membahas tentang kelestarian lingkungan alam sekitar, yang mana daerah pantai tersebut memiliki permasalahan sampah yang kucup serius. Pasalnya banyak sampah yang menumpuk di tepi pantai panjang utara yang berasal dari berbagai sumber yang kemudian menumpuk menjadi satu disana. 

Maka dari itu, perlunya pelestarian lingkungan sekitar dengan jangan membuang sampah sembarang. Mahasiswa unila dengan didampingi Mitra Bentala membuat sepanduk himbauan untuk jangan membuang sampah sembarangan yang dipasang ditepi laut agar masyarakat sekitar sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan. 

Belum ada Komentar untuk "MAHASISWA FISIP UNILA BELAJAR ECOBRICK DI KAMPUNG IKLIM PANJANG UTARA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel