BERGERAKLAH UNTUK MENGHILANG

Bergeraklah Untuk Menghilang - sigerkita.com
Assalammu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, Segala puji milik Allah swt yang telah memberikan karunianya, atas karunia yang sungguh luar biasa yang telah dianugerahkan kepada setiap hamba-Nya tanpa terkecuali. Semut yang kecil yang jika dipikirkan secara logika bagaimana ia dapat bertahan hidup meski hanya satu detikpun di muka bumi yang kejam ini, cacing yang berada di dalam tanah yang tak tampak oleh cahaya mata sekalipun tak luput dari karunia-Nya.
Sehingga hambamu ini masih Engkau berikan anugerah yang begitu melimpah dan kehidupan yang begitu sempurna, maka tiada kalimat yang berhak hamba-Mu yang lemah ini  sampaikan melainkan “Segala Puji Bagi Allah Tuhan Semesta Alam”. Semoga dengan ucapan itu Engkau tak menyebut aku sebagai Hamba-Mu yang kufur akan nikmat-Mu, meski keluhku lebih banyak dari pada Syukur ku pada-Mu ya Illahi Robbi.

Shalawat beriringkan salam mari kita sanjung Agungkan kepada manusia mulia, tauladan sepanjang masa, yang keteladannya itu sampai Allah sebutkan Beliau sebagai Al-Qur’an yang berjalan, yang akhlak mulianya tidak lagi yang bisa terbantahkan,  dan Engaku Ya Robbi, Menyebutnya Sebagai Kekasihku – Muhammad SAW. Semoga Allah curahkan Rahmat dan Keberkahan pula kepada keluarga, sahabat dan para pengikutinya, semoga kita semua dinobatkan sebagai pengikut beliau yang setia sampai akhirat zaman dan kelak mendapatkan syafaatnya di yaumil Qiyamah Kelak. Aamiin aamiin aamiin ya robbal ‘alamin.

Sudah berapa Usia kita hari ini? sudah berapa kali pergantian tahun kita jalani, sudah berapa kali kah orang mengucapakan selamat ulang tahun? wah sudah besar yaa, semakin dewasa ya, sudah saatnya ini dan itu, serta sudah berapa kali pula kita jalani takdir Allah yang terkadang dengan mudahnya kita mengumpat diri sendiri atau bahkan berani menyalahkan sang maha benar dan maha kuasa atas segala kehidupan kita, tanpa kita sadar ataupun bahkan kita jelas-jelas menyadari itu. Astaghfirullah...

Terlalu jauh rasanya jika kita harus mengevaluasi diri ini sejak pertama kita lahir hingga sampai detik ini, jangankan memikir seluruh kehidupan yang telah kita lalui selama hidup, bahkan mengingat dan mengevaluasi apa yang telah kita lakukan tahun inipun terlewatkan begitu saja, atau bahkan jangan-jangan sehari yang telah kita lalui kemarinpun tidak kita perhatikan dan tidak kita jadikan pelajaran untuk menapaki kehidupan hari ini.

Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.
Seditail itu Agama Islam memerintahkan kita untuk selalu memuhasabah (mengevaluasi) diri kita, bukan dalam jangka tahun, bulan, bahkan kita diminta mengevaluasi diri kita setiap harinya, langkah ini Islam ajarkan kepada kita semua sebagai tolak ukur agar kita selalu dan terus melakukan suatu kebaikan dan terus menjadi manusia yang beruntung dan manusia yang selalu dalam jalan-jalan yang Allah ridhoi, alangkah naifnya diri ini, jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin, sedangkan Allah golongkan kita orang yang merugi jika hari ini sama dengan hari kemarin, sebegitu pentingnya agar diri ini terus dalam melaksanakan kebaikan dan  menambah kebermanfaat untuk orang lain agar kita terus setiap harinya menjadi lebih baik dan lebih baik lagi agar termasuk kedalam golongan orang-orang yang beruntung. 

bergeraklah untuk menghilang - evaluasai diri di akhir tahun

Detik-detik akhir tahun 2019 akan berlalu menjadi sebuah kenangan yang terukir yang pasti tak akan mampu terulang kembali (yah kecuali kamu punya pintu doremon gitu bisa mundur kekehidupan yang lalu hehe). Apa yang telah kita lakukan selama setahun kebelakang, kenangan apa yang akan kita tinggalkan di tahun 2019 untuk mengarungi 2020 yang hanya menghitung detik-detik yang berdetak di jam  yang kita tak menyadari pergerakan nya tapi dia akan terus bergerak sampai kita menyadari jika iya sudah berlalu. Seperti halnya hari ini, kita tidak menyadari waktu yang begitu cepat bergesar setahun yang lalu kita baru merasakan wah bentar lagi masuk 2019 dan kini kita sudah dipenghujungnya.

Seberapa banyak kebaikan yang telah kita lakukan di 2019? kenangan apa telah kita goreskan ditahun 2019? pahitkah? maniskah? atau kecut-kecut manja (sejenis nano-nano gitu deh rasanya) satu yang pasti wahai sahabatku 2019 akan berlalu ia tak akan kembali lagi meski kita memintanya untuk kembali dengan manaruhkan seluruh apa yang kita punya.


selalu ada harapan bagi mereka yang berdoa & selalu ada jalan bagi mereka yang berusaha

Apapun yang kau ingikan ditahun 2019 dan belum tercapai mari tuliskan kembali di tahun 2020 ini dan berikan usaha dan doa terbaikmu untuk tercapainya cita-cita yang sudah kau goreskan dengan tinta tekad dan mimpi yang kau bangun diatas rasa ingin menjadi lebih baik. Tidak perlu kau ratapi kehidupan yang sudah lalu, biarkan yang berlalu menjadi bahan pelajaran untuk menapaki kehidupan kedepan yang lebih baik. Jika kau tenggelam dalam renungan mengapa tidak begini, mengapa ini tidak tercapai, mengapa itu harusnya begini dan sebagainya kau menghakimi dirimu sendiri sampai dirimu tak mampu lagi menerima hakiman tersebut. 

Tidak ada yang tidak mungkin, ini hanya perkara waktu dan seberapa besar usahamu untuk menggapai itu semua. Percayalah Allah itu selalu memiliki rencana terbaik dalam skenario kehidupan setiap hambanya karena Allah itu tau jalan akhir hidup kita tidak seperti kita hanya bisa menjalankan kehidupan boleh saja apa yang baik menurut kita padahal itu buruk bagi Allah dan boleh jadi apa yang kita benci itu padahal baik untuk kehidupan kita, itu semua karena Allah lah yang telah menuliskan garis kehidupan kita mulai awal kita dilahirkan di muka bumi ini sampai akhir hayat kita, Allah telah mengetahui akhir hidup kita dengan segala skenario terbaik yng telah Allah susun, hanya kita tinggal memilih akan mengakhirnya Happy Endding atau Sad Endding. Tugas kita sebagai seorang hamba hanyalah taat & berusaha menjemput takdir itu dengan untaian sujud dan doa disetiap saatnya.


Apa resolusi yang ingin kau capai di tahun 2020?
Ingin Menikah ?
Ingin dapat IP 4.00 ?
Ingin lulus Kuliah Caumlaude ?
Ingin memilik prestasi ?
Ingin lebih menjadi sholeh/sholeha ?
Ingin hafal Al_Qur’an ?
Ingin berubah menjadi lebih baik ?
Ingin bermanfaat untuk orang lain ?
Apapun yang ingin engkau capai di tahun 2020 tuliskanlah di kertas dan tempelkan di di dingin kamarmu, atau di tempat-tempat yang kau sering kau lalui sehingga kau akan membacanya setiap hari, hingga setiap hari dalam menjalankan kehidupan di tahun 2020. Akan ada yang mengingatkanmu bahwa kau memiliki cita-cita dan harapan yang ingin kau gapai dan kau selesaikan di tahun 2020. Harapan demi harapan yang telah kau tuliskan itu akan membuat hidupmu lebih hidup, dalam menjalankan sisi-sisi kehidupanmu.


Aku izin  meminjam kata penutup dari Ibu Ayunani Amd. P dalam sebuah seminar “Tidak masalah orang lain tidak percaya dengan harapan dan cita-citamu, selagi engkau percaya dengan harapan dan cita-citamu sendiri, karena yang akan mewujudkan harapan dan cita-citamu adalan Allah dan dirimu bukan dari perkatan orang lain”

Jadikan momen akhir tahun ini untuk mengevaluasi diri untuk mengukir kehidupan ditahun yang mendatang, setelah kau evaluasi diri maka yang harus kita lakukan bergerak memperbaikinya dan mencapai apa yang telah menjadi harapan
Berharaplah kepada sang maha Pencipta (Allah SWT) karena Ia tidak akan membiarkan hambanya Pulang dengan rasa kecewa.
Bergeraklah Untuk  Menghilang.
Bergeraklah menuju kebaikan maka kau akan menghilangkan keburukanmu
Bergeraklah dari kemalasanmu maka kau akan menghilangkan kerugian dari sifat malasmu.
Bergeraklah menuju kemampuan yang baru maka kau akan menghilangkan Ketidakbisaanmu
Apapun yang kau lakukan, bergeraklah untuk sebuah kebaikan. Seperti awalnya sebuah tulisan ini, tulisan yang sedang kalian baca ini sangat sederhana dengan segala keterbatasan sang penulis. Karya berupa blog sigerkita.com yang sedang kau buka ini semua berawal dari keinginan diri ini dan keinginan kami bertujuh agar dapat menginspirasi dan memberikan kebermanfaatan untuk banyak orang, maka izinkan diri ini mulai bergerak dengan harapan agar kalian dapat mengambil sebuah kebermanfaatan dari setiap goresan tulisan ini.

“Ambilah Penamu Belajarlah untuk Duniamu & Ambilah sajadahmu Bersujudlah untuk Akhiratmu”
Mari imbangi kehiduapan duniamu dengan akhiratmu, maka kau akan bahagia hidup di dunia dan akhirat akan menyambutmu dengan gembira jika sudah saatnya engkau pulang kembali pada sang Illahi Robbi. Mari fikirkan bagaimana caranya mati enak jangan hanya memikirkan bagaimana carana hidup enak. Karena jika kau hidup enak sekalipun kau akan mati, tapi jika kau mati enak ingat kau akan dihidupkan kembali untuk menjalankan kehidupan yang abadi.

Apapun yang kau lakukan niatkan Karena Allah & apapun yang kau kerjakan Bismillah Surga harapannya.  _apapun yang kita lakukan Surga opsesinya_

Ruang Asbid Humas Perguruan Tamansiswa Teluk Betung – 31 Desember 2019
D A M S I

4 Komentar untuk "BERGERAKLAH UNTUK MENGHILANG"

  1. Keren banget asli. Gerak gerak gerak. Ga boleh mager2an. Bergerak untuk menghilang its simple word but very good. I like.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mari bergerak bersama untuk sebuah hal yang lebih baikk, dimulai dri hal kecil akan memiliki efek yang besar.. semoga bermanfaat.

      Hapus
  2. Sedikit tapi melekit.. I like it. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas komentarnyaa, semoga bermanfaat ya kak.

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel