KEMARIN & HARI INI

Kemarin dan Hari Ini - sigerkita.com

Waktu itu hanya dibagi menjadi 3 bagian, hari ini yang sedang kita jalani, kemarin waktu yg sudah berlalu menjadi kenangan dan pembelajaran, dan esok yang masih menjadi harapan yang belum ada kepastian akan kita dapatkan atau tidak, karenaa kita tidak akan tahu kapan waktu kita berakhir di dunia ini.
ketika kemarinmu tak berakhir seperti yang kau inginkan. "INGATLAH" jika tuhan inginkan kemarinmu sempurna ia tak kan ciptakan HARI INI -Ki.Damsi"
Yaaa... kalimat itu mengajarkan kita untuk mensyukuri apa yang sedang kita jalani hari ini,,, Allah ciptakan hari ini untuk memperbaiki hari kemarin yang sudah kita lalui,, jika kita lalui dengan kebaikan maka Allah minta kita lalui hari ini dengan lebih banyak kebaikan., Jikaa kita lalui dengan banyak kelalaian maka hari ini diciptkan untuk memperbaiki diri agar tidak dalam kelalaian sampai merugi.. jikaaa hari kemarin dilalui dengan penuh dosa, maka Allah ciptakan hari ini untuk bertaubat meminta ampunan kepada-Nya dan melakukan kebaikan demi kebaikan untuk menghapus dosa dengan kebaikan yang kita lalukan hari ini.

Namun bagaimana jikaa hari ini kita lalui dengan penuh kelalaian, penuh dengan kemasiatan, kesalahan khilaf dan dosa akan adakah hari esok untuk memperbaiki diri sedangkan hari esok belum tentu hadir menyapaa..
Maka jangan lah kau tunda esok untuk bertaubat, jikaa detik itu kau mampu bertaubat mengapa kau harus menunggu besok untuk memperbaiki keadaan semuanya.
Tapi, bolehkan kah kita mengharapkan hari esok untuk waktu yg lebih panjang untuk memperbaiki semuanya?
Tentu saja boleh, sangat sangat bolehh bukankah Allah sudah berkataa kepada kitaa dalam Kitab suci-Nya Q.S Az-Zumar :53

"Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"
Allah itu maha pemberi rahmat bagi seluruh alam,, maka Allahpun akan selalu memberikan rahmat bagi hamba-hambanyaa dan akan menerima taubat dari hambanya sebelum nyawamu di tenggorokan.
Makaa kita harus terus memiliki harapan dalam segi kehidupan kitaa dihari esok karenaa dunia ini silih berganti, tak selamanya yang terhormat akan dipuji dan tak selamanya yang terhina akan direndahkan.


Hari ini kau boleh sajaa bergaya karena harta dan tahta yang kau miliki tapi ingat itu tak selamanya berada dalam dirimu, maka gunakan itu untuk menorehkan kebaikan demi kebaikan yang di ridhoi-Nya itu caramu bersyukur atas nikmat yang di berikan padamu, namun jika hari ini hidupmu sulit, seakan takkan ada masa depan dan kebaikan yang nampak dari kehidupanmu, ingatlah ini semua pun takakan selamanya bagimu, maka berhusnuzonlah, teruslah taat kepada Allah & jangan putus terhadap Rahmat Allah, maka itu caramu bersabar dan yakin jika Allah mengujimu untuk mengangkat derajatmu.

Jika kebahagiaan dan kesedihan itu diukur dari harta kekayaan dan jabatan yang dimiliki maka sudah terlalu banyak orang yg bahagia dimuka bumi ini, dan begitu langka  kebahagiaan itu diraih bagi mereka yang tak punya segalanya.
Kebahagiaan itu letaknya bukan apa yang kamu miliki tapi kebahagian itu letaknya di hati, bagaimana kamu mensyukuri yang ada disisimu.
Sehingga ustadz KH. Zainuddin Mz berkata dalam satu ceramahnya : 
"Tanpa harta orang memang sulit untuk bahagia tapi harta semata mata bukan merupakan jaminan bahwa orang akan lantas bahagiaa"

Mari kita jadikan hari ini  seolah-olah sebagai hari terakhir kita hidup dimuka bumi ini,, jikaa hari ini kita berkecukupan maka jadikan kecukupan itu sebagai perantar untuk terus berbuat kebaikan dan kebajikan & jika hari ini kita sedang dalam ujian-Nya maka teruslah bersabar dan taat pada-Nya karena hari ini hari terakhir kau merasakan ujian itu dan akan kembali kepada sang maha pengasih dan dia akan menyambut kita sebagai orang yang memiliki derajat disisi-Nya karena sudah bersabar dalam ketaatan melewati seluruh ujian dari-Nya.
Penutup
"banyak orang yang memikirkan bagaimana caraa hidup enak tapi lupa bagaimana caranya mati enak"
Padahal seenak-enaknya engkau hidup di dunia ini kau akan mati jua, lebih baik kita memikirkan caranya mati enak karenaa sesulit apapun hidup di dunia ini kita akan mati, & mati enak merupakan lambang kebahagiaan hidup enak dikehidupan yang abadi.
Wallahu a'lam bish-shawab


Kamar Kehidupan - Olok Gading
Rabu - 25 Maret 2020
Ki. DAMSI.

Belum ada Komentar untuk "KEMARIN & HARI INI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel